Tentang Raja Uti/Raja Biak-Biak

This topic contains 0 replies, has 1 voice, and was last updated by  Parhobas 1 year, 2 months ago.

  • Author

    Posts

  • #4122


    Parhobas

    Keymaster

    Raja Uti/Raja Biak-Biak adalah anak pertama Guru Tateabulan atau disebut Panggoaran. Beliau dipercaya adalah perantara pada Debata atau sumber dari sumber kesaktian.

    Dipercaya menurut Amang Haposan Bakkara Raja Uti mempunyai Nama-nama dan gelar masing-masing untuk wujudnya yang tujuh yaitu :
    sumber: http://haposanbakara.blogspot.co.id/2011/04/raja-uti.html
    1) Raja Gumeleng Geleng, ketika lahir tidak berkaki dan tidak bertangan.
    2) Raja Nasiak Bagi, hidupnya penuh penderitaan sejak lahir, dan apabila membaur dengan masyarakat ia menjelma menjadi seorang “santa pengembara miskin” berjalan dari satu tempat ke tempat lain untuk memberi pengajaran dan pesan moral.
    3) Raja Biak Biak
    4) Raja Miok Miok
    5) Raja Hatorusan, sebagai “Hatorusan patik dohot uhum”, sebagai utusan yang membawa wahyu untuk memberikan pengajaran kepada keturunan Batak di bidang hukum dan aturan yang berasal dari Ompu Mulajadi Na Bolon.
    6) Raja Uti (Raja Uti Mutiaraja). “Uti so ra mate, raja so ra matua” artinya yang tidak meninggal yang tidak bertambah tua (sampai tujuh keturunan).
    7) Ompu Raja Muba-Muba. Ia bisa berubah-ubah wujud menjadi tujuh macam penjelmaan disebutlah ia “Ompu Raja Muba-Muba, na pitu hali muba, na pitu hali malim, na pitu hali solam” artinya Ompu Raja Muba-Muba, sang tujuh jelmaan/salin rupa, sang tujuh kali alim, sang tujuh kali saleh. (muba=berubah, menjelma).

You must be logged in to reply to this topic.