Mari Mendiskusikan Umpasa dari Angkola bagian 1

Forums Batak Bahasa dan Sastra Umpasa Umpasa Angkola Mari Mendiskusikan Umpasa dari Angkola bagian 1

  • This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated by .
Viewing 0 reply threads
  • Author

    Posts

    • #2264

      Putra Batak

      Moderator
      @khas

      Umpasa adalah suatu karya sastra Batak – Angkola yang masih belum terlihat diolah dan dikembangkan secara maksimal, mari berdiskusi bagaimana memakai umpasa dan membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari agar makin berkembeng dan Tumbuh.

      Sumber: http://angkolafacebook.blogspot.com/

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 1. [color=Blue]Holong do mangalap holong = Kasih mencari (berbalas) kasih. Artinya; kasihilah orang lain supaya Anda dikasihi. Atau : Berbuatlah kepada orang lain sebagaimana kamu inginkan orang lain berbuat kepadamu) [/color]
      _________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      2. 2. [color=pink]Jempek do pat ni gabus[/color] = Bohong atau dusta itu kakinya pendek. Artinya; perbuatan buruk itu cepat ketahuan. _________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 3. [color=green]Risi-risi hata ni jolma, lamot-lamot hata ni begu. = Ucapan manusia itu kasar, tetapi ucapan iblis itu halus lemah-lembut. Peribahasa ini mengingatkan supaya orang jangan cepat tergiur pada kata-kata rayuan yang hanya enak didengar kuping, padahal maksud dan tujuannya untuk menusuk dari belakang atau tipuan. [/color]
      __________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 4. [color=pink]Jolo nidilat bibir asa nidok hata = Pikir dulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna. Pikirkan dulu baik-baik barulah ucapkan. Atau : jangan sembarang bicara.[/color]

       _________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 5. [color=blue] Ndang dao tubis sian bonana. = Rebung tidak akan jauh dari pokoknya. Ini biasa diucapkan untuk menilai perilaku orng lain atau untuk menyimpulkan mengapa sampai terjadi kelakuan anak seperti itu. Oh, orangtuanya pun seperti itu. [/color]

      __________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 6. [color=pink] Jonok partubu, jonokan ( jumonok) do parhundul = Dekat hubungan kekerabaan, lebih dekat hubungan bertetangga. [/color]

       _________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 7. [color=green] Aek godang, aek laut. Dos ni roha sibahen nasaut. = Hasil musyawarah untuk mufakat itulah yang terbaik. [/color] __________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 8. [color=pink] Molo manapol ingkon mananggal = Kalau pernah menerima, harus ingat memberi.[/color] _____________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 9. [color=blue] Mangalitohi baba ( mata) ni mualna. = Mengeruhkan sumber airnya sendiri. Artinya ; Seseorang yang merusak sumber mata pencahariannya. [/color]

      __________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 10. [color=pink] Molo litok aek dapotan ma pandurung. = Jika air keruh, penangguk ikan akan mendapat[/color] _________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 11. [color=blue]Molo litok aek di toruan, tingkiron ma tu julu. = Kalau air keruh di hilir, periksalah di hulu. Artinya, jika generasi penerus kacau, maka kesalahan generasi terdahulu patut dikaji ulang.[/color]

      ____________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:
      1.12. [color=green]Suda arang ndang himpal bosi. = Sudah habis tenaga dan waktu untuk mengerjakan sesuatu, namun hasilnya tidak ada.[/color] 

      __________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1.13. [color=pink]Marnehet-nehet songon api di sorbuon . = Pelan dan terus beraksi seperti api di dalam sekam. Artinya, perkara atau perselisihan yang terus dibiarkan tidak tuntas penyelesaiannya pada saatnya akan menggigit.[/color] ____________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 14. [color=blue]Tuit sitara tuit, tuit pangalahona. Molo tuit boru i mago ( maila) ma ibotona = Perempuan yang suka mejeng atau berbuat tak senonoh akan mempermalukan saudaranya laki-laki (ibotonya). Mengapa demikian? Karena harga diri suatu keluarga kelak terletak di tangan anak lelaki bila ayahnya sudah tiada. Jadi, para gadis Batak janganlah sampai terkesan cewek jalang.[/color] _____________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1.15. [color=green]Nunut do siraja ni ompuna = Bekerja terus walau pelan-pelan merupakan cara paling efektif dan efisien.[/color] __________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1.16. [color=pink]Ndang di ahu, ndang di ho, tumagonan ma di begu. = Tidak untuk saya, juga tidak untuk kamu, lebih baik untuk hantu. Ucapan ini dialamatkan kepada orang yang berhati busuk ketika merasa kalah dalam perebutan harta, kekuasaan atau hak-hak lain. Ia tidak merasa senang kalau temannya sendiri yang mendapatkan, lebih baik pihak ketiga. [/color]

      ________________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1.17. [color=blue]Tampulon aek do na mardongan tubu. = Orang semarga itu bagaikan aliran air ( sambung menyambung), jika dicoba diputuskan, sebentar lagi sudah menyatu. Artinya; jangan coba-coba mengadudomba atau mencerai-beraikan orang semarga. [/color]

      ____________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 18. [color=green]Ndang songgop onggang tu hadudu. = Tidak sanggup burung enggang ke padi-padian. Artinya tidak mungkin kehormatan dan kekuasaan datang kepada orang bodoh. [/color]

      _____________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1.19. [color=pink]Unang songon taganing marguru tu anakna = Janganlah seperti gendang tergantung pada anaknya.Artinya, orang dewasa berpikir hendaknya bisa mengmabil keputusan dan kebijaksanaan. [/color]

      _________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 20. [color=blue]Songon sorha ni padati do parngoluon ni jolma. = bagaikan roda pedati. Artinya hidup ini mengalami perputaran, terkadang makmur, jatuh miskin. * Sorha = alat pemintal benang.[/color]

       __________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 21. [color=pink]Unang ma ganjang tangan manjalo, jempek ia mangalehon. = Janganlah tangann panjang kalau menerima, tetapi pendek giliran memberi. Artinya, seeorang yang cepat menerima dan sangat senang, tetapi giliran memberi sangat segan atau enggan sekali. [/color]

      :yahoo: :rose: :heart:

      ___________________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 22. [color=blue]Manjujung baringinna be do. = Setiap keluarga punya identitas dan harga diri, tak boleh didikte keluarga lain.[/color] 

       _______________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 23. [color=green]Marhapias songon napuran, marjungjungan songon hau. = Yang besaudara tidak selalu sama pangkat dan kekayaannya. Karena itu kalau menanggung beban keluarga tidaklah harus bagi rata. Yang berpunya memberikan lebih banyak dan yang miskin memberi semampunya.[/color]

       ______________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 24. [color=pink]Molo mate ina i, dohot do hape ama i panoroni. = Kalau ibu meninggal, ayah itu pun menjadi ayah tiri. Ini dikatakan untuk mengungkit pengalaman sedih hampir semua anak-anak yang ditinggal mati oleh ibunya, Jika ayah kawin lagi, maka sang ayah itu pun selalu berpihak pada istri baru. [/color]

      __________________________________________________________________________

      :yahoo: :rose: :heart:

      1. 25. [color=blue]Purpar pe pande dorpi bahen tu dimposna do. = Tukang kayu betapapun pandainya melakukan pekerjaannya pastilah menimbulkan suara bising , namun membuat rapi hasil kerjanya. Artinya, boleh ribut dulu dengan sesama asalkan semuanya itu menuju kebaikan dan makin mengakrabkan hubungan kekerabatan. * Purpar = bising atau berisik seperti memakukan dinding papan ke dinding (dorpi)[/color]

      ______________________________________________

      Sadum angkola : 

Viewing 0 reply threads
  • You must be logged in to reply to this topic.

Forums Batak Bahasa dan Sastra Umpasa Umpasa Angkola Mari Mendiskusikan Umpasa dari Angkola bagian 1