Laporan tentang Simalungun: Tanjung Kasau, Siantar dan Tanah Jawa Bagian 1

Bagian dari negara Batak, yang memiliki ketiga daerah ini, dikenal di Toba dengan nama umum Simalungun.
Lungun disebut di Negara Toba yang jarang penduduknya; juga bisa berarti banyak masalah (susah).
Malungun, di sisi lain, seperti “mesihal” menunjukkan negara yang ingin dilihat, bahkan sampai meneteskan air mata. Saya percaya bahwa nama Simalungun dalam kasus ini menunjukkan negara yang jarang penduduknya; juga memiliki banyak masalah.
Ini mencakup seluruh wilayah Raja, antara lain; bentangalam Purba, Hinalang, Naga Saribu, dll.
Simalungun, sebagaimana ditunjukkan oleh peta besar negeri-negeri Batak, dibatasi di timur dan selatan oleh subdivisi Padang Bedagei dan Batubara; wilayah Sultan Asahan dan wilayah yang masih merdeka yang terletak di antara Sungai Sungapa dan keluarganya Danau Toba, yang wilayahnya membentang di kedua sisi sepanjang tepi Asahan Atas (keluaran Danau Toba). Ke selatan dan barat daya melalui pegunungan Si Manuk-Manuk, yang jaraknya mendekati Sungai Asahan Hulu dan dari sana berlanjut ke arah barat laut hingga mencapai tepi danau, kira-kira di atas lanskap Sipolha, demikian di perbatasan wilayah Raya; Dolok Marjarundung (Raja) masih bisa dihitung di antara pegunungan tersebut sebagai ujung terakhir di mana rantai bergabung dengan danau. Dimulai dengan bentang alam Aji-Bata, tepi danau di sebelah utara terjal hampir di mana-mana, dan dataran tinggi pegunungan, yang sampai sekarang masih memisahkan pegunungan dari danau, menghilang.
Puncak ekstrim dari gunung tersebut adalah Dolok Bubungan, yang namanya tidak muncul di peta besar; Pegunungan Si Manuk-Manuk di sana di indikasikan sebagai puncak gunung yang terbentang panjang, tetapi tidak demikian; Si Manuk-Manuk terdiri dari dua puncak yang tinggi, yang paling selatan adalah Dolok Bubungan, yang lainnya adalah Si Manuk-Manuk.

Di pegunungan ini, dari selatan ke utara, puncak yang paling terkenal adalah D. Animuan; D. Si Batu Loteng, D. na Balan, D. Si Maringa, D. Si Marbelatuk, D. Marjarunjung.

Laporan tentang Simalungun: Tanjung Kasau, Siantar dan Tanah Jawa Bagian 1

Bagian dari negara Batak, yang memiliki ketiga daerah ini, dikenal di Toba dengan nama umum Simalungun.
Lungun disebut di Negara Toba yang jarang penduduknya; juga bisa berarti banyak masalah (susah).
Jadi kita melihat di sini bahwa batas antara Simalungun dan seluruh Tanah Toba tidak ditandai dengan benar pada peta di atas; itu benar sejauh berjalan di sepanjang Aek Silau Tua; dari sini hanya mengikuti pegunungan yang disebutkan di atas ke tempat yang bertepatan dengan tepi danau. Nantinya, ketika berurusan dengan pembagian politik bentang alam Simalungun, batas-batas politik antara ini dan Danau Toba akan ditunjukkan secara rinci.
Sumber:

Rapport betreffende de Si Baloengoensche landschappen Tandjoeng Kasau , Tanah Djawa en Si Antar, door P.
A. L. E. VAN DIJK Contoller Toba
(Laporan bentang alam Si Baloengoen Tandjoeng Kasau , Tanah Djawa dan Si Antar, oleh P. A. L. E. VAN DIJK => Kontroller Toba ) => terbit 1889
Bagikan:

Leave a Reply