Sejarah Raja-raja Barus (Dinasty Alang Pardoksi Pohan)

Bagikan:

Pohan adalah termasuk Marga unik, karena ini bukan sebuah Marga utuh seperti marga lain, Marga Pohan ini bisa dari banyak marga yang sudah berdiri sendiri dari keturunan Si Bagot Ni Pohan, yang telah melahirkan banyak marga.

Dinasti Pohan ini disebut-sebut sebagai Dinasti yang berkuasa di Barus di Samping Dinasti Pasaribu di Barus Hilir.

Sehingga akan menjadi runyam jika mengikuti Tarombo Toba jika seorang Marga Pohan tidak mengerti dari luluhur marga yang mana dia berasal.

 

Pohan ini menyebar hingga ke Asahan, Mandailing dan Angkola dan juga ke Barus. Begitulah gambaran dari Toba. Sehingga jika ada pihak yang mengatakan Pohan (atau termasuk) Barus itu dari dan adalah Mandailing, maka kemungkinan dasarnya hanyalah Barus itu dianggap dimiliki Marga Pohan marga yang ada di Mandailing, sehingga tanpa mencari referensi pembanding lebih dulu, langsung membuat pernyataan yang menyebar lewat media Sosial oleh mereka yang mengatakan Mandailing Bukan Batak bisa sangat menyesatkan.

Hingga penulis mencoba menelusuri kisah Marga Pohan ini karena Legenda Toba dan Juga Legenda Si Raja Batak tentu akan mereka tuduh sebagai klaim sepihak dengan menjadi karya fenomenal WM Hutagalung: Poestak Batak.  bukan merupakan sumber tertua tapi harus di akui sebagai bagian lebih teliti dan rinci.

Dalam kitab: “Sarakatah Surat Catera Asal Keturunan Raja Dalam Negeri Barus” sebuah manuskrip yang ditulis dalam kertas berbahasa Melayu dan beraksara Jawi yang ditulis oleh Sultan Tarusan yakni Sultan Main Alam yang meninggal tahun 1834an, lalu anaknya Sultan Marah Laut menuliskan kembali tahun 1872 dan masih disimpan di Perpustakaan Nasional kini, Dan sudah di translirasikan oleh Jane Drakard kedalam sebuah buku berjudul: A Malay Frontier: Unity and Duality in a Sumatran Kingdom, disebut Raja Dinasti Barus Hulu adalah klan: Marga Pohan (Keturunan Alang Pardosi/alang Pardoksi Pohan) mengaku keturunan asli Batak.

Disebut Alang Pardoksi Pohan adalah anak kelima Dari Raja Kesaktian (Tuan Sorbani Banua – Naisuanon) yang mempunyai anak:

  1. Mage di Pohan (Si Bagot Ni Pohan)
  2. Lahi Sabungan (Si Lahi Sabungan)
  3. Raja Tumbu Padi (?)
  4. Raja Pahit Tua (Si Paet Tua)
  5. Raja Alang Sabatangan Pardosi.

Sementara dalam Silsilah keluarga Tuan Sorbanibanua (Raja Kesaktian-Naisuanon) anak kelima adalah Raja Huta Lima.

dengan    dan mereka mampu mengisahkan kedatanang mereka dari Toba yakni dari kampung Parsoluhan di Balige, Dia meninggalkan Balige karena bertengkar dengan Ayahnya Raja Kesaktian.

Peta suku Tapanuli Selatan
STAMMENKAART TAPANOELI (Peta Suku Tapanuli) JC Vergouwen 1933

Disebut juga saat dia membuka kampung beliau ada konflik dengan orang Batak Toba bukan Mandailing, membuka kampung artinya dia memulai bukan merebut, dan artinya dia merintis kerajaan bukan langsung jadi penguasa besar, dimana baru lahir langsung luas daerahnya dengan tiba-tiba.

Dalam tranlirasi itu disebut Pohan mengatakan Kerajaannya – Barus Hilir sebagai sebagai Kerajaan terbesar di Negeri Batak, dan ini menguatkan legenda-legenda dari Toba bahwa dari toba dan keturunannya Si Bagot Ni Pohan lah yang menyebar keberbagai penjuru, baik ke Barat (barus) atau pun ke Selatan Angkola, Mandailing dan Asahan.

JC Vergouwen dalam buku: Het rechtsleven der Toba-Batak juga menuliskan, kampung Sipahutar dulunya dikuasi oleh marga Sipahutar sebelum diambil alih oleh Marga Silitonga (Pohan). Termasuklah keluarga Pohan besan SBY, yang mengaku sebagai Pohan dari Simanjuntak (sumber bukan dalam buku ini).

Selanjutnya JC Vergouwen menyebut Seluruh suku Pohan tersebar di Toba-Holbung, sebelah Timur Humbang dan daerah dekat tikungan Porsea, dekat bagian utara Habinsaran. Daerah yang dihuni sebagian besar marga, baik sebagai lanskap yang terpisah atau dalam kombinasi, terjadi di area ini.

Selanjutnya, Sebagian kecilnya dengan nama Pohan lazim di Kuria Baroes Moedik (XII B) dan di Kuria Anggoli (?), sedangkan di utara Mandailing dan Batang Natal dihuni marga Nasution dan juga di Angkola Selatan. Marga Nasution disebut sebagai Marga dari Suku Pohan. Keunikan lainnya juga ditulis ada Hutabarat Pohan dari keturunan Hutabarat (dari Raja Sobu).

Leave a Reply