Kembalikan Sejarah Asli Mandailing

Bagikan:

Mandailing dan didalamnya Marga Nasution dan Lubis, termasuk marga yang luar biasa jaman ini. Hingga kecendrungan seolah mereka adalah penguasa semua tanah didaerah yang di sebut Angkola-Mandailing.

Ya sejak Jaman Belanda Para Ahli mengelompokan semua tanah Batak menjadi lebih sederhana, menurut dialect bahasa atupun budaya, kemungkinan untuk lebih memudahkan administrasi, dalam hal ini Marga Nasution Mandailing dan Marga Lubis Pekantan, benar-benar melambung sebagai penguasa atas semuanya.

Peta Tapanuli Selatan tempo dulu - 1933
Dalam peta ini Jelas bagaiman pembagian wilayah Marga-marga yang sebenarnya (Sumber: Martinus Nijhoff -1933 – J. C. VERGOUWEN – HET RECHTSLEVE N DER TOBA-BATAKS )

Pembagian teritori mengikuti menjadi budaya dan suku itu kita kenal sebagai berikut :

  1. Angkola-Mandailing (sering Angkola-nya tenggelam dalam nama Mandailing)
  2. Karo
  3. Pakpak
  4. Simalungun
  5. Toba (Batak Pardembanan pun di masukkan dalam Toba)

Pengelompokan ini akhirnya juga diteruskan hingga kini saat Indonesia sudah merdeka.

Setalah penulis menemukan sumber ini, maka penulis memang merasa untuk terus mendorong dan membantu perjuangan para kaum Mandailing yang tidak mau masuk Batak, dengan cara membantu mereka meluruskan sejarah mereka sebagai mana sebelumnya.

Dalam buku yang di buat oleh JC Vergowen dalam Buku Het Rechtsleven Der Toba-Bataks, menyimpan peta yang layak di perhatikan, dimana terlihat Marga-marga penguasa di masing masing daerah dan belum di kelompokan sebagai Mandailing.

Dari Peta dan bukunya itu terlihat pembagian marga-marga lewat tanah ulayatnya, dimana setiap tempat punya ulayat marga sendiri (lihat peta), yang bisa di simpulkan sebagai berikut:

  1. Kelompok Marga Hasibuan (Tidak ditulis Si Raja Sobu): Menguasai Barumun dan Sosa
  2. Kelompok Borbor: Menempati Dolok (Marga Rambe), Angkola Utara (Marga Harahap), Padang Bolak (Marga Harahap, Daulay dan Pulungan termasuk Marga Dalimunthe), Mandailing Julu dan Pekantan (Marga Lubis)
  3. Kelompok Lontung: Menguasai daerah Dolok (Marga Siregar Ritongan dan Siregar Dongoran), Padang Bolak (Marga Siregar), Sipirok (Marga Siregar).
  4. Kelompok Pohan: Mandailing Godang dan Batang Natal (Marga Nasution).

Menarik sepertinya tak sengaja JC Vergowen juga menunjukan pembagian 4 daerah, dengan 4 penguasa, sesuatu yang menimpulakna pertanyaan angka 4,. Seperti juga Simalungun dengan 4 Marga, Karo yang ada menulis awalnya juga 4 Marga dan Toba yang secara garis besar juga bisa di Bagi 4,  termasuk juga Pakpak yang bisa di bagi 4 tanpa kontroversi Singkil sebagai Pakpak Boang.

Nah ada sebuah dasar untuk kembali mempelajari daerah-daerah ini, dan kembalilah pada pada Pemuda/Pemudi yang sudah lama terdiam dan gelisah.

Leave a Reply