Apr 292013
 

Hari ini saya membaca email dari saudara kita bernama Zul bermarga Margolang, yang menanyakan tarambo Marga Margolang (Simargolang) melalui kontak form blog ini.  

Mata Halasan yang selalu di Asah di Aek Toba

Piso Gading/Mata Halasan – Pedang Pusaka Kerajaan Margolang – Asahan (photo: http://hermanangkola.wordpress.com/

Saya cukup terkejut, belum pernah saya mendengar Marga ini atau bertemu dengan orang bermarga Margolang (Simargolang). Coba-coba saya cari di Google ada beberapa Blog yang menulis marga ini. Blog pertama yang saya buka memberikan informasi bahwa marga ini telah hilang dari dari Tarombo Toba.

Akhirnya saya coba telusuri google dengan kata Kunci Simargolang ketemulah Tulisan dari Bapak Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si di Blog: Dulu Simargolang adalah Raja turun Temurun di daerah Asahan dan Labuhan Batu sekarang.

Karena kampungnya tidak ada lagi di daerah Toba maka Boleh dikatakan kampung asal dari marga ini sendiri adalah di Kabupaten Asahan dan Batu Bara Sumatera Utara.

Menurut Sumber lain  Simargolang adalah pendiri Tangjung Balai, di hikayatkan bahwa Sultan Iskandar Muda melakukan perjalanan (atau penyerangan) ke Johor dan Malaka pada tahun 1612 M. Dalam perjalanan menuju tujuan tersebut, rombongan raja ini beristirahat di sebuah kawasan, di hulu sebuah sungai yang sekarang kita kenal dengan Asahan. Selesai beristirahat di hulu sungai ini, kemudian perjalanan dilanjutkan ke sebuah daerah yang berbentuk tanjung, yaitu daerah pertemuan antara Sungai Asahan dengan Sungai Silau. Di tanjung tersebut, Sultan Iskandar bertemu dengan Raja Simargolang. Sebagai tempat menghadap kepada raja, di daerah tersebut kemudian dibangun sebuah pelataran atau balai sehingga di sebut nama Tempat itu Tanjung Balai.   Continue reading »