Jun 132013
 

Pesan Penting Penulis: KITA BERSAUDARA DALAM NKRI, JADI TULISAN INI HANYA PELURUSAN PENGERTIAN, SAKIT HATI DILARANG YA

=======

Dalam KBBI yang di kutip online (artikata.com) menyebutkan bahwa arti kata Batak adalah:

1. petualang; pengembara;

mem·ba·tak (kata Kerja) 1 bertualang, melanglang; mengembara; 2 merampok; menyamun; merampas;

pem·ba·tak (kata Sifat)  perampok; penyamun

2. suku bangsa di daerah Sumatra Utara

3. suku bangsa di daerah Sumatra Utara

Cukup aneh memang karena batak itu dulu sebuah Bangsa dengan Kerajaan seperti di catat Pinto dan Pires. Tapi kenapa artiya jadi ada kata Perampok dan Penyamun dan Merampas?

Continue reading »

Dec 222012
 

Jadi sesuai tulisan sebelumnya, sementara saya bekesimpulan bahwa Raja Batak (pinto: King of Batas) itu adalah merupakan Gelar turun temurun, atau nama  panggilan yang ditujukan pada Raja yang punya pusat kerajaan di Panai dengan masyarakat yang di sebut Orang-orang Batak (Pinto: Bataes).

kompleks candi Buddha aliran Vajrayana yang terletak di Desa Bahal, Kecamatan Padang Bolak, Portibi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara

Candi Bahal, Biaro Bahal, atau Candi Portibi I
(milik ferdysiregar.com)

Mungkin dibenak anda muncul pertanyaan kenapa  di sebut Raja Batak dan Orang-orang Batak sepeti pada buku ( “The voyages and adventures of Fernand Mendez Pinto, yang dialih bahasa ke bahasa Ingris oleh H.C Gent terbit tahun 1653).

Pusat Kerajaan dari Raja Batak ada di Pannai, (Pananiu atau Panaiu) yang seperti tertulis sebelumnya ada diperkirakan ada di Padang Lawas.

Dan didaerah ini ada ditemukan komplek candi yang dibangun oleh  sekitar abat 11 bersesuain dengan serangan Rajendra Cola ke Sriwijaya dan Pannai. Continue reading »

Dec 142012
 

Kabupaten-kabupaten di Sumatera Utara yang diwarnai, memiliki mayoritas penduduk Batak. (wikipedia.org)

Cerita ini kita mulai aja dari Si Marcopolo yang sekitar taon 1292 saat bertandang ke Sumatra Timur (Pantai Timur dan Barus) dan jumpa sama orang yang cerita adanya masyarakat pedalaman yang disebut sebagai “Pemakan daging manusia”.

Nah sebutan itu selanjutkan direkatkan pada Masyaratak Batech (Batak) yang cocok dengan catatan Niccolò Da Conti, si orang Venezia (sekarang Italia), yang juga bertandang ke Sumatra Tahun 1421 yang menulis catatan tentang Batak (Batech) dalam sebuah descirpi singkat: “Dalam bagian pulau, disebut Batech kanibal hidup berperang terus-menerus kepada tetangga mereka “. (Wikipedia.com).
Catatan Si Conti inilah masih bertahan sebagai bukti dokumen tertua ditemukan penulis (mungkin yang lainnya juga kan) yang menyebutkan kata Batech ( Batak). Continue reading »