Tarombo Naipospos

This topic contains 0 replies, has 1 voice, and was last updated by  Ricardo Parulian Sibagariang 4 years, 2 months ago.

  • Author

    Posts

  • #3210

    Naipospos adalah salah satu marga (nama keluarga) dalam suku bangsa Batak yang merupakan keturunan dari Raja Naipospos.

    Raja Naipospos sendiri memiliki 5 putera yang menurunkan 7 (tujuh) marga. Hal tersebut menyebabkan keturunan Raja Naipospos disebut sebagai Naipospos silima saama pitu marga (Naipospos si lima satu bapak tujuh marga).

    Kisah Raja Naipospos dan KeturunannyaRaja Naipospos mempunyai 2 (dua) orang isteri yang merupakan kakak-beradik (marpariban) boru Pasaribu.

    Raja Naipospos memiliki dua isteri karena ia tidak sabar menunggu keturunan dari isteri I (pertama) boru Pasaribu. Sehingga secara diam-diam ia mengambil isteri II (kedua) yang adalah adik kandung satu bapak dari isteri I (pertama).Tanpa diduga isteri I (pertama) dan II (kedua) sama-sama mengandung.

    Isteri pertama lebih dahulu melahirkan putera bagi Raja Naipospos yang kemudian diberi nama Donda Hopol, dengan harapan agarmanghopol (memegang teguh atau mengayomi) adik-adiknya.

    Kemudian isteri kedua pun melahirkan putera bagi Raja Naipospos dan diberi nama Marbun.Isteri pertama kembali melahirkan 3 (tiga) orang putera lagi bagi Raja Naipospos, yaitu: Donda UjungUjung TinumpakJamita Mangaraja.

    Dolok Imun Huta Raja Naipospos, kecamatan Sipoholan kabupaten Tapanuli Utara.
    Dolok Imun Huta Raja Naipospos (sumber Wikipedia.org)

    Putera dari isteri II (kedua) hanyalah Marbun, namun sejak 1983 sebagian kecil keturunan Naipospos berpendapat bahwa Marbun adalah putera sulung.

    Sesuai dengan adat istiadat Batak, Marbun bukanlah putera sulung, melainkan yang bungsu, karena dilahirkan oleh isteri kedua dan tidak lahir lebih dahulu di antara putera-puteri Raja Naipospos.Jadi, putera Raja Naipospos adalah sebanyak 5 (lima) orang, yaitu:Donda Hopol, yang merupakan cikal-bakal marga Sibagariang.

    Donda Ujung, yang merupakan cikal-bakal marga HutaurukUjung Tinumpak, yang merupakan cikal-bakal marga SimanungkalitJamita Mangaraja, yang merupakan cikal-bakal marga SitumeangMarbun, yang merupakan cikal-bakal marga Marbun Lumban Batu, Marbun Banjar Nahor, Marbun Lumban Gaol Gelar Martuasame. 

     

    Artikel utama untuk bagian ini adalah: Martuasame

    Martuasame adalah gelar dari Raja Naipospos

     

    Dolok Imun, Huta Raja – Naipospos

    Dolok Imun, Huta RajaKecamatan SipoholonKabupaten Tapanuli Utara sekarang merupakan daerah perkampungan yang pertama kali dibuka oleh Raja Naipospos.Dolok Imun sebagai tempat lahir dan dibesarkannya putera-puteri Raja Naipospos dan dari tempat tersebutlah keturunan Raja Naipospos tersebar atau merantau ke daerah lain.

    Toga Sipoholon

    Toga Sipoholon bukanlah nama salah satu putera Raja Naipospos. Tidaklah benar pendapat yang mengatakan bahwa Raja Naiposposmempunyai 2 (dua) orang putera, yaitu: Toga Sipoholon dan Toga Marbun.

    Pendapat ini muncul sejak tahun 1921.Hal ini diperkuat dengan bukti, sebagai berikut.Belum pernah dan tak akan pernah Sipoholon dijadikan marga, sedangkan Naipospos dan Marbun dijadikan marga.

    Tak seorang pun yang mengetahui kisah hidup Sipoholon secara jelas. Tetua dan tokoh adat Naipospos di Dolok Imun, Huta RajaKecamatan Sipoholon, sebagai sentral (pusat) Naipospos membantah bahwa Sipoholon adalah putera Raja Naipospos Hingga saat ini.

    Parsadaan Toga Sipoholon tidak dapat terbentuk di kampung halaman Sipoholon, oleh karena ditentang oleh tetua dan tokoh adat Naipospos di Sipoholon, apalagi tugu Toga Sipoholon tidak akan pernah ada.

    Sumber Referensi dan Pranala Luar:
    Kisah Raja Naipospos dan Keturunannya, tulisan Ricardo Parulian SibagariangToga Sipoholon bukanlah putera Naipospos, tulisan Ricardo Parulian SibagariangMartuasame adalah julukan (goar tulut) Naipospos, tulisan Ricardo Parulian SibagariangBukti-Bukti Hak Sulung Sibagariang, tulisan Ricardo Parulian Sibagariang 

     

    Berikut Tarombo Raja Naipospos yang ditambahkan Parhobas http://www.batak.web.id sesuai yang diminta penulis topik:

    Klik disini untuk Gambar Ukuran maksimum.Gambar dibawah ini berlatar belakan Transparen silahkan gukanan sepenuhnya untuk. Untuk kepentingan Komersial diwajibkan tidak menghilangkan logo Batak.web.id.Perbaikan silahkan tanggapi topik ini setelah log ini (lihat bagian bawah) atau hubungi petugas kami disini.

You must be logged in to reply to this topic.