Mari Mendiskusikan Umpasa dari Angkola bagian 1

This topic contains 0 replies, has 1 voice, and was last updated by  Putra Batak 4 years, 9 months ago.

  • Author

    Posts

  • #2264


    Putra Batak

    Keymaster

    Umpasa adalah suatu karya sastra Batak – Angkola yang masih belum terlihat diolah dan dikembangkan secara maksimal, mari berdiskusi bagaimana memakai umpasa dan membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari agar makin berkembeng dan Tumbuh.

    Sumber: http://angkolafacebook.blogspot.com/

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 1. Holong do mangalap holong = Kasih mencari (berbalas) kasih. Artinya; kasihilah orang lain supaya Anda dikasihi. Atau : Berbuatlah kepada orang lain sebagaimana kamu inginkan orang lain berbuat kepadamu) 
    _________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    2. 2. Jempek do pat ni gabus = Bohong atau dusta itu kakinya pendek. Artinya; perbuatan buruk itu cepat ketahuan. _________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 3. Risi-risi hata ni jolma, lamot-lamot hata ni begu. = Ucapan manusia itu kasar, tetapi ucapan iblis itu halus lemah-lembut. Peribahasa ini mengingatkan supaya orang jangan cepat tergiur pada kata-kata rayuan yang hanya enak didengar kuping, padahal maksud dan tujuannya untuk menusuk dari belakang atau tipuan. 
    __________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 4. Jolo nidilat bibir asa nidok hata = Pikir dulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna. Pikirkan dulu baik-baik barulah ucapkan. Atau : jangan sembarang bicara.

     _________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 5.  Ndang dao tubis sian bonana. = Rebung tidak akan jauh dari pokoknya. Ini biasa diucapkan untuk menilai perilaku orng lain atau untuk menyimpulkan mengapa sampai terjadi kelakuan anak seperti itu. Oh, orangtuanya pun seperti itu. 

    __________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 6.  Jonok partubu, jonokan ( jumonok) do parhundul = Dekat hubungan kekerabaan, lebih dekat hubungan bertetangga. 

     _________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 7.  Aek godang, aek laut. Dos ni roha sibahen nasaut. = Hasil musyawarah untuk mufakat itulah yang terbaik.  __________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 8.  Molo manapol ingkon mananggal = Kalau pernah menerima, harus ingat memberi. _____________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 9.  Mangalitohi baba ( mata) ni mualna. = Mengeruhkan sumber airnya sendiri. Artinya ; Seseorang yang merusak sumber mata pencahariannya. 

    __________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 10.  Molo litok aek dapotan ma pandurung. = Jika air keruh, penangguk ikan akan mendapat _________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 11. Molo litok aek di toruan, tingkiron ma tu julu. = Kalau air keruh di hilir, periksalah di hulu. Artinya, jika generasi penerus kacau, maka kesalahan generasi terdahulu patut dikaji ulang.

    ____________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:
    1.12. Suda arang ndang himpal bosi. = Sudah habis tenaga dan waktu untuk mengerjakan sesuatu, namun hasilnya tidak ada. 

    __________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1.13. Marnehet-nehet songon api di sorbuon . = Pelan dan terus beraksi seperti api di dalam sekam. Artinya, perkara atau perselisihan yang terus dibiarkan tidak tuntas penyelesaiannya pada saatnya akan menggigit. ____________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 14. Tuit sitara tuit, tuit pangalahona. Molo tuit boru i mago ( maila) ma ibotona = Perempuan yang suka mejeng atau berbuat tak senonoh akan mempermalukan saudaranya laki-laki (ibotonya). Mengapa demikian? Karena harga diri suatu keluarga kelak terletak di tangan anak lelaki bila ayahnya sudah tiada. Jadi, para gadis Batak janganlah sampai terkesan cewek jalang. _____________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1.15. Nunut do siraja ni ompuna = Bekerja terus walau pelan-pelan merupakan cara paling efektif dan efisien. __________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1.16. Ndang di ahu, ndang di ho, tumagonan ma di begu. = Tidak untuk saya, juga tidak untuk kamu, lebih baik untuk hantu. Ucapan ini dialamatkan kepada orang yang berhati busuk ketika merasa kalah dalam perebutan harta, kekuasaan atau hak-hak lain. Ia tidak merasa senang kalau temannya sendiri yang mendapatkan, lebih baik pihak ketiga. 

    ________________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1.17. Tampulon aek do na mardongan tubu. = Orang semarga itu bagaikan aliran air ( sambung menyambung), jika dicoba diputuskan, sebentar lagi sudah menyatu. Artinya; jangan coba-coba mengadudomba atau mencerai-beraikan orang semarga. 

    ____________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 18. Ndang songgop onggang tu hadudu. = Tidak sanggup burung enggang ke padi-padian. Artinya tidak mungkin kehormatan dan kekuasaan datang kepada orang bodoh. 

    _____________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1.19. Unang songon taganing marguru tu anakna = Janganlah seperti gendang tergantung pada anaknya.Artinya, orang dewasa berpikir hendaknya bisa mengmabil keputusan dan kebijaksanaan. 

    _________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 20. Songon sorha ni padati do parngoluon ni jolma. = bagaikan roda pedati. Artinya hidup ini mengalami perputaran, terkadang makmur, jatuh miskin. * Sorha = alat pemintal benang.

     __________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 21. Unang ma ganjang tangan manjalo, jempek ia mangalehon. = Janganlah tangann panjang kalau menerima, tetapi pendek giliran memberi. Artinya, seeorang yang cepat menerima dan sangat senang, tetapi giliran memberi sangat segan atau enggan sekali. 

    :yahoo: :rose: :heart:

    ___________________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 22. Manjujung baringinna be do. = Setiap keluarga punya identitas dan harga diri, tak boleh didikte keluarga lain. 

     _______________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 23. Marhapias songon napuran, marjungjungan songon hau. = Yang besaudara tidak selalu sama pangkat dan kekayaannya. Karena itu kalau menanggung beban keluarga tidaklah harus bagi rata. Yang berpunya memberikan lebih banyak dan yang miskin memberi semampunya.

     ______________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 24. Molo mate ina i, dohot do hape ama i panoroni. = Kalau ibu meninggal, ayah itu pun menjadi ayah tiri. Ini dikatakan untuk mengungkit pengalaman sedih hampir semua anak-anak yang ditinggal mati oleh ibunya, Jika ayah kawin lagi, maka sang ayah itu pun selalu berpihak pada istri baru. 

    __________________________________________________________________________

    :yahoo: :rose: :heart:

    1. 25. Purpar pe pande dorpi bahen tu dimposna do. = Tukang kayu betapapun pandainya melakukan pekerjaannya pastilah menimbulkan suara bising , namun membuat rapi hasil kerjanya. Artinya, boleh ribut dulu dengan sesama asalkan semuanya itu menuju kebaikan dan makin mengakrabkan hubungan kekerabatan. * Purpar = bising atau berisik seperti memakukan dinding papan ke dinding (dorpi)

    ______________________________________________

    Sadum angkola : 

    Untuk Batak yang Setara - Serasa - Selaras

    Mencoba Mencari dan Mengungkap fakta

    Mari Satukan Batak

    Batak: Blog - Forum - Jejaring Sosial

You must be logged in to reply to this topic.