Torhan-torhanan (Tebak Tebakan Batak): Rimbur Gala-gala (Sejenis capung) Ingin Memangsa Rusa

Sebagai bagian terakhir dari torhan torhanan  (Tebak Tebakan Batak) kami memberikan ini: Seekor rimbur gala-gala (sejenis capung) pergi ke sisi ladang ubi. Di sana dia melihat seekor rusa jantan berperilaku gelisah, seperti seseorang yang tidak tahu bagaimana harus bertindak. Selalu ingin pergi ke ladang, tetapi takut pada orang-orang di sana. Kemudian ditemukan petani yang duduk di atas balai-balai ladang.

Kata Rusa itu “Teman rimbur. Engkau mangsaku, obat untuk perutku yang lapar, karena aku merasa gelisah di dalamnya;  sudah tidak diisi, karena saya tidak bisa pergi ke ladang ubi, saya takut pada orang-orang yang bekerja di sana.”

“Kakek binatang kebun!” kata si rimbur, mengapa kamu lebih suka hanya memiliki sedikit makananmu, padahal ada banyak yang tersedia?”. Karena jika anda memakan saya, anda tidak akan puas, tetapi jika anda ingin bertaruh dengan saya, anda akan puas, dan saya akan membuat anda makan ubi, jika anda tidak mau, anda akan kelaparan . ”

“Apa yang akan kita pertaruhkan? Katakan, agar aku bisa mendengarnya!”. “Jika Anda berani menempatkan diri,” kata Rimbur (Capung) betina muda itu, “di puncak tiang tempat saya duduk, saya akan meminta orang-orang untuk mengambil ubi untuk anda, dan anda dapat memakan saya”. Jika anda tidak berani naik ke sini. Saya tidak akan melayani anda sebagai makanan. ” Rusa setuju untuk masuk ikut dalam taruhan ini.

Sekarang Rusa itu  melompat ke basir, tetapi tiang itu menembus ke dadanya, sehingga mati. Sekarang Rimbur gala-gala betina itu memanggil teman-temannya dan mereka memangsa rusa.

Demikianlah Torhan-torhanan (Tebak Tebakan Batak): Rimbur Gala-gala (Sejenis capung) Ingin Memangsa Rusa.

Di terjemahkan dari :
BIJDRAGEN TAAL LAND- EN VOLKENKUNDE NEDERLANDSCH INDIE.
Rotterdam, 22 December 1865 ditulis oleh G. K, NIEMANN.

Andeer, Wisata Ilmiah Rusa di Aek Nauli. Dengan letaknya yang strategis di lalu lintas menuju Danau Toba dan tutupan alamnya yang didominasi hutan pinus, KHDTK Aek Nauli kini menawarkan tema-tema wisata ilmiah yaitu konservasi gajah, beecosystem, jelajah hutan (jungle tracking), camping, panen getah pinus, panen getah kemenyan. (Narasi dan photo: https://www.forda-mof.org/)
Bagikan:

Leave a Reply