Arti Tumbuk Lada Dalam Beberapa Bahasa daerah

Dalam tulisan ini kita akan mencoba menulis arti dari Tumbuk Lada. Tumbuk lada adalah sebuah senjata tradisional Masyarakat Sumatera dimana disebut menyebar ke Semenanjung hingga ke Kalimantan (Borneo). Sejauh ini hanya itulah yang saya ketahui.

Dalam tulisan kali saya penulis akan fokus pada pengertian apa arti tumbuk lada dalam berbagai Bahasa yang penulis punya referensi.

1/ Dalam Kamus Melayu Sumatera Utara-Indonesia yang di terbitkan Depdikbud 2018 Menyebut :

tumbuk lada [tumblflada] n=> nama salah satu jenis keris

Sementara Tumbuk artinya sama dengan Menumbuk Padi
Jadi prasa Tumbuk Lada bisa diartikan dengan kata : Menumbuk Lada.

2/ Dalam Kamus Minangkabau Indonesia terbitan Depdikbuk 1985 menyebut:
Tidak ditemukan prasa Tumbuk Lada
Sementara Tumbuk artinya sama dengan Menumbuk Padi
Dan Lada artinya: Cabe (catatan ada juga di luar kamu menyebut Lada (Putih) = Merica)

Jadi prasa Tumbuk Lada bisa diartikan dengan kata : Menumbuk cabe atau menumbuk lada (putih)

Menurut teman di FB Ahmad BW kata yang cocok adalah Tembuk lada
Dalam kamus  Minangkabausch-Maleisch-Nederlandsch Woordenboek G. B. VAN GOOR ZONEN 1939 diartikan Tembuk artinya Menembus

Tembuk Lado dapat diartikan Menembus Lada.

3. M Joustra dalam Karo Bataksch Woodenbook – 1907 menyebut
Tumbuk Lada di artikan: Semacam Pisau Belati

Sementara Tumbuk artinya: bertemu, datang Bersama; perbatasan, dapat melanjutkan contohnya kasus, Mencapai hasil.

Dan lada artinya Merica hitam (Belanda: Peper) = Lada
Jadi kata ini bisa diartikan Tumbuk Lada = Bertemu lada

Teman diskusi di FB Tarigan Menyatakan bahwa Nama Aslinya adalah Tembuk Lada.
Tembuk dapa di artikan sesuai kamus Joustra sebagai melobangi.

Jadi Tembuklada bisa diartikan sebagai : Melobangi Lada (Hitam).

4. Dalam Kamus Bahasa Simalungun – Indonesia terbitan Depdikbud – Sumut – 2015 disebut

Tumbuklada : tidak ditemukan Prasa ini

Sementara Tombuk artinya: Tembuk (Bahasa Indonesia).
Tembuk (KBBI) artinya berlubang (pada kain, kerta dan sebagainya), berlubang lekuk atau berongga (tentang Gigi, batu dan sebagainya), tembus, tekuk: yang –:giginya—:

Jordi Purba Tokoh Penggiat Budaya Simalungun dengan Tumbuk Lada
Narasi Beliau tentang Jenis Tumbuk Lada yang di pegangnya :
“Yang saya Pegang namanya Pisou Suhul Gading. Pisou yg dulunya dimiliki oleh Raja dan Partongah (kerabat Raja) di Simalungun. Soal lambang dan uhir di sarungnya, bulat2 di suhul melambangkan siapa pemegangnya. Sama seperti doramani di gotong, 7 ringnya, di Pisou Suhul Gading juga begitu. Tapi yg saya punya hanya 5 bulatannya. Karena leluhur saya bukan raja, tapi partongah. Disebut Suhul Gading karena gagangnya terbuat dari gading. Konon kabarnya pisou itu cendramata dari kerajaan di jawa untuk raja di Simalungun.” (Photo dan Narasi Eksklusive: FB Jordi Purba di Group FB: Batak Simalungun Online)

5. Dalam Kamus Angkola en MandailingBataksch – Nederlandsch Woordenbook oleh: H.J. Eggink -1936

Tumbuklada/tombuk lada: Tidak Ditemukan => Tomboek lada yang diketahui sebagai senjata

Sementar Tombuk/Matombuk: Ditindik, memiliki lubang atau kebocoran,

Lada : bisa juga lada hitam atau Lada Putih (merica)
Jadi Tombuk Lada bisa diartikan : Pelubang/Penindik/Melugangi Lada (hitam)

6. Dalam Tobabataksch-Deutsches Worterbuck oleh J. Warneck – 1906

Tumbuklada (dikenal sebagai Tombuk lada) tidak di temukan prasa ini
Sementara Tombuk artinya: berlubang, menusuk
Lada artinya: Merica Hitam
Jadi Tombuk Lada bisa di artinya Menusuk Lada.

7. Dari Kalimantan malah bagus descripsinya yakni dalam buku Borneo Tweede Gedeelte oleh Dr. H. H. Juynboll – 1910

Tumbuk lada artinya bilahnya sedikit berduri, bermata dua, runcing, dengan punggung tengah, titik sedikit runcing ke atas. Pegangan kayu kuning-coklat, dipoles, menyerupai , tetapi ujung atas menyerupai kepala burung. Sarung seperti itu dari Barabai.

Silahkan Lanjut diskusi di FB

Bagikan:

Leave a Reply