Mar 222015
 

Kerajaan Aru (Haru) adalah salat satu Kerajaan Besar di Pantai Timur Sumatera diantara tahun 1200 sampai 1500 an.

Letak Kerajaan Aru sampai saat ini masih dalam perdebatan, penulis akan coba mengurai dari sumber Primer yang penulis dapat.

1. Menurut Kita Negara Kertagama tulisan Mpu Prapanca yang ditulis sekitar tahun 1365, dijaman Raja Majapahi Hayam Wuruk dengan Mahapatih Gajah Mada Memerintah.

Pupuh XIII ayat 1 :  Terperinci demi pulau negara bawahan, paling dulu M’layu, Jambi, Palembang, Toba dan Darmasraya, pun ikut juga disebut daerah Kandis, Kahwas, Minangkabau, Siak, Rokan, Kampar dan Pane, Kampe, Haru serta Mandailing, Tamihang, negara Perlak dan Padang.


Dari itu kita bisa lihat bahwa Haru ada dekat Mandailing.

2. Tomi Pires seorang Petualang dari Portugal yang menghabisakan hidupnya tahun 1512 sampai tahun 1515 menulis dalam catatannya yang selanjutnya diterbitkan dalam Buku Berjudul Suma Oriental sebagai berikut:

  • Inilah urutan Kerajaan-kerajaan di sepanjang Pantai  Sumatera : Aceh, Lamuri, Pedir, Pirada, Pase, Batak, Aru, Arcat, Rupat, Siak, Kampar, Tongkal, Indragiri, Kapocam, Trimtall, Jambi, Palembang, Sekampung, Tulang Bawang, Andalas, Pariaman, Tico, Baros, Singkel, Melabah, Daya, Pirim
  • Sebagian daerah Aru adalah bagian Minangkabau dengan sebuah sungai yang sangat besar yang bisa dilayari hingga pedalaman Sumatera (Cat.: Saat ini hanya Sungai Siak yang bisa dilayari dari Selat Malaka ke Pekan Baru.
  • Aru mempunyai kota di Arcat yang merupakan tempat perdagangan budak dan merupakan bagian dari Aru.
  • Raja Aru tinggal dipedalaman dengan banyak sungai.

3. Dalam Hsingcha Shenglan (1426) disebutkan lokasi Kerajaan Aru berseberangan dengan Pulau Sembilan (Malaysia), dan dapat ditempuh dengan perahu selama 3 hari 3 malam dari Melaka dengan kondisi angin yang baik.

4. Sementara menurut Sejarah Dinasti Ming (1368-1643) Buku 325 disebutkan bahwa lokasi Kerajaan Aru dekat dengan Kerajaan Melaka, dan dengan kondisi angin yang baik dapat dicapai selama 3 hari.

5. Dalam Ying Yai Sheng Lan (1416) karya Ma Huan disebutkan bahwa di Kerajaan Aru terdapat sebuah muara sungai yang dikenal dengan “fresh water estuary

6. Menurut Catatan Fernand Mendez Pinto seorang Portugal tahun 1539:

  • Dia berlayar 4 Hari lamanya dari Malaka ke Soratilu sebuah pelabuhan Milik Aru.
  • Aceh Menyerang Aru di Sungai Panetican (cat: Banyak ahli berpendapat ini adalah Muara Sungai Panei – Asahan saat ini.

Menurut data-data Diatas saya sepedapat dengan Buku: Asal mula konflik Aceh. Hal: 5, Dimana Anthony Reid Berpendapat Aru sebagai Kerajaan Batak Ada di Rokan Saat ini.

Prediksi Letak Kerajaan Aru

Anthony Reid : ” Di wilayah panti Timur laut sampai Rokan di Selatan, Kerajaan Batak yang pernah sanngat kuat, Aru”

 

TAG:Kerajaan Haru, Kerajaan Haru karo, letak Kerajaan Haru, peninggalan Kerajaan Haru, Kerajaan Haru Barumun, Kerajaan Aru, Kerajaan Aru karo, letak Kerajaan Aru, peninggalan Kerajaan Aru, Kerajaan Aru Barumun,