Mar 142015
 

Dalam sejarah dan perjalan Adat dan Budaya selama ini, Perangin-angin tidak akan bisa dipisah dari Marga Sinaga Toba. Meski jika lebih diselidiki ternyata semua keturunan Guru Tetea Bulan kecuali Marga Manik adalah masuk klan Perangin-angin jika dahulu merantau ke Tanah Karo.
Cat.: Menurut sebuah sumber Manik ke Karo ada pada Marga Ginting Manik

Jejak Marga Sinaga yang tertua yang pindah ketanah Karo menjadi merga Perangin-angin sendiri paling tidak terjadi diantara 11 – 12 generasi lalu (sesuai informasi jumlah generasi Girsang), berdasarkan Legenda Kerajaan Silima Kuta dimana sebelum Klan (Purba) Girsang menantu Sinaga Raja Nagasaribu berkuasa maka sebelumnya klan Sinaga lah yang berkuasa yang karena sesuatu hal yang pindah ke Tanah Karo dan menjadi merga Perangin-angin. Adakah dia Perangin-angin itu atau dimargakan Perangin-angin, maka semua belum jelas di tambah tidak membudanya penulisan Tarombo atau Silsilah di Tanah Karo.


Sementara keturunan Sinaga lainnya (yakin Uruk) yakni Simanjorang juga ada di Karo menjadi merga Perangin-angin Benjerang dan juga ada di sub Marga Perangin-angin lainnya.

Sementara Sebayang, Selian (marga Alas) dan Pinem merupakan keturunan Marga Solin di Pakpak yang menurut RK Sebayang dalam Sejarah Sebayang Mergana dan Thalib Akbar Selian dalam JAlannya Hukum Adat Alas menulis leluhur mereka sebelum ke Pakpak adalah Pandiangan adik Sinaga keturunan Raja Lontung. JH Neumann juga mencatat bahwa nenek Moyang Sebayang berasal dari Tuha yang menurut Newmann tidak diketahui lagi tempatnya,  sepertinya Tuha itu identik dengan Raja Patuha anak Raja Solin.
Berikut Silsilah Sebayang yang masih perlu di teliti yang empunya Marga menurut http://tarombo.com/ :
Raja Batak -> Guru Tatea Bulan -> Saribu Raja -> Raja Lontung -> Toga Pandiangan -> Datu Ronggur Pandiangan -> Raja Sarang Banua Pandiangan -> Raja Punguten Sori Pandiangan -> Raja Solin Pandiangan

Sebayang lahir dari tiga bersaudara keturunan dari Solin, sebagai berikut.
– Raja Patuha
– Raja Enggang (menurunkan Marga Pinem-Pinim)
– Raja Lambing (keturunannya Marga Sebayang dan Selian)

Silsilah Raja Lambing

Tarombon ini tentu bukan versi resmi dan perlu diuji dan disepakati pihak marga yang bersangkutan silahkan digunakan untuk pembanging  (sumber http://alex-elrado-nainggolan.blogspot.com/)

Kemudian Sagala ada pada Marga Perangin-angin Bangun (JH Newmann), jika dari sumber lain ada juga Marga Situmorang.

Keturunan Marga Limbong (Limbong Mulana) juga menjadi Perangin-angin Limbeng di Tanah Karo.

Diperkirakan JH Newmann Perangin-angin Kacinambun adalah Perangin-angin tertua karena meraka yang punya hubungan dengan semua Perangin-angin lainnya.

Artikel ini adalah artikel tambahan dari banyak Artikel yang beredar di dunia maya tentang marga perangin-angin.

Catatan: Akan ada pihak yang keberatan akan tulisan ini, penulis tidak menafikan jika ada Perangin-angin yang ada di tanah Karo bukan dari Toba, tetapi sejauh yang penulis teliti sejauh ini yang dari Tobalah yang punya kisah yang diwariskan turun temurun. Dan pertanyaan dari kelompok Karo Bukan Batak tentang klaimnisasi dari pihak Toba tentang Merga Perangin-angin ini adalah membabi buta atau hanya kampanye semata.

 

Berikut sub Marga Perangin-angin dicopy dari Wikipedi.org
1. Peranginangin Namohaji di Kutabuluh.
2. Peranginangin Sukatendel di Sukatendel.
3. Peranginangin Mano di Pergendangen.
4. Peranginangin Sebayang di Perbesi, Kuala, gunung dan Kuta Gerat.
5. Peranginangin Pencawan di Perbesi.
6. Peranginangin Sinurat di Kerenda.
7. Peranginangin Perbesi di Seberaya.
8. Peranginangin Ulunjandi di Juhar.
9. Peranginangin Penggarus di Susuk.
10. Peranginangin Pinem di Serintono (Sidikalang).
11. Peranginangin Uwir di Singgamanik.
12. Peranginangin Laksa di Juhar.
13. Peranginangin Limbeng di Kuta Jurung, Biru-Biru, Deli Serdang.
14. Peranginangin Singarimbun di Mardinding , Kutambaru dan Temburun.
15. Peranginangin Keliat di Mardinding.
16. Peranginangin Kacinambun di Kacinambun.
17. Peranginangin Bangun di Batukarang.
18. Peranginangin Tanjung di Penampen dan Berastepu.
19. Peranginangin Benjerang di Batukarang

 

TAG:
Karo Bukan Batak, mengapa Karo Bukan Batak, arti Karo Bukan Batak, bukti Karo Bukan Batak, Marga perangin-angin, asal usul perangin-angin, SInaga dan perangin-angin, sejarah perangin-angin, legenda perangin-angin,