Mar 072015
 

William Marsden dalam buku History of Sumatera terbit 1784 ada mengintifikasi daerah (suku) ini dengan menulis sebagai :”Carrow”  dalam terbitan 1811 seperti dikutip Juara R Ginting ada perbaikan ejaan sebagai : “Karrau” seperti beliua tulis dalam sebuah artikel dalam buku : Tribal Communities in the Malay World.

Pengertian Karo

Karo dipercaya tidak berasal dari satu garis keturunan tapi merupakan kesatuan yang heterogen berdasarkan asal usil (illustrasi : https://www.facebook.com/groups/bukukaro/)


Menarik mengingat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ada tertulis kata: “Karau” – satu “r”, di indentikan dengan : pengarauan, kocok, adon (nan?), berkarau, kacau, aduk (http://www.artikata.com/arti-333003-karau.html) identik dengan informasi yang didapat penulis bahwa Karo itu adalah kumpulan atau campuran yang heterogen yang bisa di katakan sebagai bisa bersumber dari mana saja, yang membuat satu kesatuan dalam suatu ikatan dan kepentingan semata.

Seperti illustrasi yang dibuat akun FB: Buku Karo diatas, Karo bisa berasal dari mana saja, dan Mengutip catatan JH Neumann (Sedjarah Batak Karo – Edisi Idonesia) maka Karo Sekali dianggap sebagai Karo Asli bukan Karo-Karo. Meski agak kontradiksi bahwa Sekali dalam bahasa Karo artinya adalah satu kali bukan artinya paling atau terasli.

JH Neumann menyimpulkan hal yang sama dimana kelihatanya Batak Karo atau Karo itu sepertinya menyatu dalam Merga Silima (Lima Marga), akan tetapi kenyataanya mereka mempunya sejarah asal usul yang berbeda.

Dari yang datang dari Toba sepertinya memang mempunyai tradisi untuk mengingat nama leluhurnya dan legenda yang di ceritakan turun temurun membuat posisi meraka yang berasal dari Batak Toba menjadi bagian terbesar dari Catatan JH Neumann.

Tulisan berikutnya adalah asal usul Silima Merga yang penulis rangkum dari berbagai sumber dan diskusi, dimana catatan ini tidaklah mampu mewakili semua Merga dan Sub Merga yang ada dan kebenaran sejarah masing-masing klan.

Untuk kita ingat bahwa Saudara-Saudara kita dari Karo sangat sensitif jika kita mempertanyakan asal-usulnya tidak jelas adakah karena ketidaktahuan atau ketidakinginan menyampaikan, sedikit berbeda yang dari Toba lebih berani bicara dan mengakui asal-usulnya jika ditanya secara Pribadi.

Sebelumnya:
Antitesis Karo Bukan Batak : 3. Karo Sebagai Ex. Teritorial Kerajaan Batak

TAG:
Karo Bukan Batak, mengapa Karo Bukan Batak, arti Karo Bukan Batak, bukti Karo Bukan Batak, karo merangap, suku karo sumatera utara, suku karo, batak karo dan batak toba, batak karo, batak karo wikipedia, definisi Karo, definisi suku Karo, ARti Karo, Arti Kata Karo