Alasan “Fiksi” Penghancuran Benteng Putri Hijau

Bagikan:

Berikut alasan mengapa Benteng Putri Hijau harus diratakan dengan tanah dan di bangun Perumahan menulis penelusuran nalar negative saya:

Kondisi Benteng Putri Hijau sisi selatan sebelum dibangun Perumahan (photo: BentengIndonesia.com)
Kondisi Benteng Putri Hijau sisi selatan sebelum dibangun Perumahan (photo: BentengIndonesia.com)

1. Jika Benteng Putri Hijau adalah Situs Kerajaan Aru – seperti banyaknya tulisan di blog dan portal, maka:

1.1 Bagi “Deli” (Maaf dalam hal ini sedikit nakal) tidak akan masalah karena pewaris Aru sudah tidak jelas, tidak jelas lagi siapa pemiliknya, dan menghancurkan banteng ini maka “Deli” akan lebih aman eksistensinya karena jelas pada sejarah mereka adalah wakil aceh di SUMUT.

1.2   Gerakan Karo Bukan Batak akan semakin besar gaungnya jika banteng Putri Hijau terbukti secara Ilmiah adalah situs Kerajaan Aru, dan ini bisa menghawatirkan dari Kaum Batak yang berpikir kerdil bahwa Karo benar-benar lepas dari Batak atau hanya memikirkan faktor Ekonomi menjelang Pemilu 2014 atau Pilkada Gubsu 2013 lalu, hal ini diwakili Bupati Deli Serdang yang punya otoritas dan bisa di anggap mewakili Kaum Toba yang memang kebetulan dari Batak Toba.

2. Jika Benteng Putri Hijau adalah Benteng Kerajaan Batak dalam Hal ini mengutip:

–  Tomi Pires dalam Suma Oriental, bahwa Kerajaan Batak itu antara Kerajaan Pase dan Kerajaan Aru. Dimana Aru menurut Pires ada sebagian di Tanah Minangkabau dengan sungai sangat besar yang bisa dinavigasi (cenderung pada sungai Siak Saat ini yang bisa dilayari dari Selat Malaka Ke Pekan Baru).

– Fernand Mendez Pinto (Fernao Mendez pinto) dalam catatan

Kondisi Benteng Putri Hijau Sisi Tenggara sebelum dibangun perumahan (photo: BentengIndonesia.com)
Kondisi Benteng Putri Hijau Sisi Tenggara sebelum dibangun perumahan (photo: BentengIndonesia.com)

petualangannya menulis bahwa dua tempat bagian Raja Batak ditulis “Jakur” (identik dengan Nagur – Simalungun) dan “Lingua” (apakah ini Lingga? apakah ini Benteng Putri Hijau?) direbut Aceh. Nagur itu ada cerita-cerita orang Tua di Simalungun dan dalam catatan Simalungun pernah memiliki Raja Bernama Timoraya sedangkan catatan Pinto menulis Raja Batak tahun 1539 bernama Angeessery Timoraia (apakah mungkin bernama: Anggi Sori Timoraya?). Selanjutnya Pinto menjumpainya di Pananiu disebut juga Panaiu yang ditulis di sisi lain laut Mediterania (dalam hal ini dia menyebut perarairan Sumatra Sebagai Laut Mediterania dan dia berlayar ke pusat Kerajaan Batak ini dari Malaku dan transit di Soratilu – Pelabuhan Aru).

– William Marsden dalam The History of Sumatra Menulis bahwa Aru itu ada di Tanah Rau (Riau saat ini) dan Negeri Batak itu digambarkan seluas Sumatra Utara sekarang ditambah beberapa Bagian dari Aceh (perbatasan dengan Sumut).

 

Maka jika Benteng Putri Hijau adalah Situs Kerajaan Batak dapat terjadi seperti ini:

2.1 Bahwa “Deli” dengan eksistensi dan sejarah panjangnya di Sumatra Utara akan “digugat” mengingat mereka awalnya adalah perwakilan Aceh di SUMUT, sehingga menghancurkan banteng ini selamanya akan bisa menyelamatkan hal itu.

2.2 Bahwa Kaum Batak Rendahan akan meresa aman jikalau Benteng ini aman maka Pusuk Buhit yang mereka anggap sebagai sentral Batak akan aman dan tidak terganggu.

Kondisi Benteng Putri Hijau Sisi Timur sebelum dibangun Perumahan (Photo: BentengIndonesia.com)2.3 Mereka yang menentang Batak tapi tahu sejarah dan kebenaran akan semakin bisa mengklaim bahwa Benteng itu milik Kerajaan Aru, tanpa perlu pembuktian benar atau tidak.

2.4 ATAU MEMANG CERITA BENTENG PUTRI HIJAU ITU HANYA REKAAN DELI MENGIKUTI VERSI DI INDIA?

 

 
Kondisi Benteng Putri Hijau Sisi Timur sebelum dibangun Perumahan (Photo: BentengIndonesia.com)

SAAT KEBENARAN KITA HADANG MAKA KITA MEWARISKAN DAN MENGAJARKAN KEBOHONGAN PADA GENERASI MENDATANG.

TURUT PRIHATIN PENGHANCURAN BENTENG PUTRI HIJAU.

MAAF JIKA TERLALU PROVOKATIF.

Tag: benteng putri hijau, sejarah benteng putri hijau, situs benteng putri hijau, lokasi benteng putri hijau, photo benteng putri hijau, gambar benteng putri hijau, legenda putri hijau, putri hijau istana maimun, putri hijau di tanah karo, letak banteng Putri Hijau, kerusakan banteng Putri Hijau, penghancuran banteng Putri Hijau,

Leave a Reply