Sep 202015
 

Marga Ginting dipercaya (meski tidak ada data pasti) merupakan marga dengan jumlah yang paling besar di Antara Merga Silima.

Masih menurut JH Neumen Ginting dapat di bagi tiga bagian besar:

  1. Ginting Munthe
  2. Ginting  Sini Suka atau 91 (baca: Siwah Sada Ginting – bahasa Indonesia  : Sembilan Satu Ginting)
  3. Ginting Manik

Dipercaya sub Merga Ginting lainnya masih terikat dengan Merga Ginting Diatas.

Continue reading »

Sep 062015
 

Dalam tulisan di dunia maya banyak disebut asal usul Sisingamangaraja (I) yang berbeda dengan apa yang diakui dan dipercaya di Batak Toba.

Dari yang tidak ada dasar seperti dia adalah perwujutan Prabu Siliwangi yang moksa dan dia berasal dari Jawa yang nama aslinya Singodilogo atau Singo Mangun di Rejo. Lalu dengan sedikit dasar atas keterkaitan peristiwa sejarah yakni mengataka beliau keturunan Raja Aceh untuk menghislamkan Batak. Atau dihubungkan dengan dia adalah keturunan seorang India bermarga asli Singh, sehingga di namanya Sing Maharaj lama kelamaan jadi Si Singamangaraja.

Continue reading »

Aug 232015
 

Sisingamangaraja adalah seorang Pahlawan Besar dari sebuah Bangsa yang Besar. Bangsa yang dulu di anggap sebahagian orang sebagai primitif, ternyata punya tradisi Ksatria yang tidak dimiliki semua bangsa, dapat terlihat disaat akan perang melawan Belanda, yakni adanya pengumuman dimulainya Perang (Batak Toba : Pulas).

Photo Sisingamangaraja XII

Lukisan Sisingamangaraja XII pada uang keluaran BI nomila Rp. 1000 (photo: wikipedia.org)

Pengumuman perang terhadap Belanda (Batak Toba: pulas) dilakukan pada tanggal 16 Februari 1878 yang diakhiri dengan perlawanan yang tidak kenal menyerah sampai pada akhir hayatnya pada tanggal  17 Juni 1907. Perlawanan panjang yang meresahkan Belanda dimana hanya menganggap melawan kepala suku “primitif” sahaja butuh hampir 30 tahun untuk mengalahkannya.

Kepahlawanan dan kebesaran dirinya pun mengundang kontroversi asal usul yang menjalar dan bertebaran di dunia maya. Umumnya keegoisan dan sukuisme berlebihan sesama penduduk nusantara telah membuat hal yang sebenarnya masih kabur menjadi seperti sudah terang benderang.

Berikut adalah Asal-usul Sisingamangaraja pertama yang penulis kutip dari berbagai sumber dimulai dari Manuscrip kuno yang dimiliki CM Pleyte. Continue reading »

Mar 222015
 

Kerajaan Aru (Haru) adalah salat satu Kerajaan Besar di Pantai Timur Sumatera diantara tahun 1200 sampai 1500 an.

Letak Kerajaan Aru sampai saat ini masih dalam perdebatan, penulis akan coba mengurai dari sumber Primer yang penulis dapat.

1. Menurut Kita Negara Kertagama tulisan Mpu Prapanca yang ditulis sekitar tahun 1365, dijaman Raja Majapahi Hayam Wuruk dengan Mahapatih Gajah Mada Memerintah.

Pupuh XIII ayat 1 :  Terperinci demi pulau negara bawahan, paling dulu M’layu, Jambi, Palembang, Toba dan Darmasraya, pun ikut juga disebut daerah Kandis, Kahwas, Minangkabau, Siak, Rokan, Kampar dan Pane, Kampe, Haru serta Mandailing, Tamihang, negara Perlak dan Padang.

Continue reading »

Mar 142015
 

Dalam sejarah dan perjalan Adat dan Budaya selama ini, Perangin-angin tidak akan bisa dipisah dari Marga Sinaga Toba. Meski jika lebih diselidiki ternyata semua keturunan Guru Tetea Bulan kecuali Marga Manik adalah masuk klan Perangin-angin jika dahulu merantau ke Tanah Karo.
Cat.: Menurut sebuah sumber Manik ke Karo ada pada Marga Ginting Manik

Jejak Marga Sinaga yang tertua yang pindah ketanah Karo menjadi merga Perangin-angin sendiri paling tidak terjadi diantara 11 – 12 generasi lalu (sesuai informasi jumlah generasi Girsang), berdasarkan Legenda Kerajaan Silima Kuta dimana sebelum Klan (Purba) Girsang menantu Sinaga Raja Nagasaribu berkuasa maka sebelumnya klan Sinaga lah yang berkuasa yang karena sesuatu hal yang pindah ke Tanah Karo dan menjadi merga Perangin-angin. Adakah dia Perangin-angin itu atau dimargakan Perangin-angin, maka semua belum jelas di tambah tidak membudanya penulisan Tarombo atau Silsilah di Tanah Karo.

Continue reading »